SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI DAN E-BISNIS/E-COMMERCE

Sistem informasi adalah teknologi yang digunakan untuk mendukung operasi dan manajemen data. Dengan sistem informasi, pengolahan data dan pelayanan akademik di kampus menjadi semakin efektif dan efisien.Setiap sistem memiliki fungsi sendiri-sendiri terutama dalam penanganan data. Seperti sistem informasi akademik yang menangani data perkuliahan mahasiswa. Sistem kepegawaian yang mengurusi setiap data yang berhubungan dengan SDM yang ada di universitas. Namun dalam pelaksanaanya, sistem informasi di perguruan tinggi dikembangkan secara parsial oleh unit-unit di dalam perguruan tinggi. Pengembangan sistem dilakukan secara mandiri berdasar pada pemenuhan kebutuhan di unit tersebut. Hal ini menyebabkan perbedaan pada format database di satu unit dengan unit yang lain, bahkan dengan unit pusat di perguruan tinggi.  Berikut beberapa permasalah yang akan muncul.

Permasalahan yang akan terjadi jika sistem informasi tidak saling terintegrasi

1. Terjadinya Pengulangan Data
2. Sharing data antar aplikasi akan menjadi ribet
3. Alur adminitrasi akan menjadi rumit
4.Menyulitkan Maintenance data

Permasalahan yang akan terjadi jika sistem informasi tidak saling terintegrasi

Demi memberikan pelayanan prima bagi seluruh civitas akademiknya maka sistem informasi terintegrasi kini mulai menjadi kebutuhan yang penting bagi universitas. Untuk itu, apabila perguruan tinggi ingin memberikan pelayanan terbaiknya guna meningkatkan kualitas pendidikan kedepan. Sekaranglah saatnya kampus memiliki sistem informasi yang terintegrasi.

Dengan adanya integrasi pada seluruh sistem informasi di suatu kampus, ternyata dapat lebih memberikan kemudahan baik bagi pengelolanya, maupun pengguna sistem informasi tersebut. Sistem informasi kampus yang menerapkan integrasi contohnya Siakad Cloud, Siakad Cloud merupakan sistem informasi terintegrasi untuk mengelola kegiatan administrasi, dan akademik di perguruan tinggi. Merupakan versi cloud dari Siakad Enterprise. Karena pemanfaatan teknologi cloud inilah Siakad Cloud dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu Anda mengintegrasikan data di kampus Anda, tanpa biaya pembangunan infrastruktur yang mahal, alias dapat langsung digunakan.

E-BISNIS/E-COMMERCE

Saat ini internet telah tumbuh dengan begitu pesatnya hingga siapapun bisa dengan mudah mendapatkan apapun disana termasuk dalam berbisnis. Dan dalam dunia bisnis di internet dikenal dua istilah yang sering digunakan yaitu e-business dan e-commerce.

E-business dan e-commerce sendiri sekilas memang mirip, dan pastinya anda pun pernah mendengar atau bahkan menggunakannya. Tapi tahukah anda sesungguhnya apa sih yang dimaksud dengan e-commerce dan e-business, dan dimana letak perbedaanya? Berikut ulasan selengkapnya.

E-Commerce

E-commerce atau kepanjangan dari electronic commerce, yang merupakan segala aktifitas perdagangan baik pembelian maupun penjualan yang dilakukan melalui jaringan elektronik, termasuk didalamnya adalah jaringan internet. Kegiatan jual beli ini bisa sangat luas baik jual beli barang maupun jasa, juga pengalihan data hingga dana secara elektronik.

Kegiatan e-commerce pun terbagi ke dalam beberapa jenis menurut sifat dan juga hubungan transaksi yang terjadi antar penjual dan pembeli. Berikut beberapa diantaranya.

  • Business to business (B2B), di dalam e-commerce ini baik penjual maupun pembeli merupakan sebuah organisasi atau perusahaan baik berskala kecil maupun besar.
  • Business to consumer (B2C), penjual barang atau jasa merupakan perusahaan atau oganisasi, sedang pembeli berasal dari kalangan individual. Seperti Lazada, Shopee dan yang lainnya.
  • Consumer-to-consumer (C2C), di sini baik penjual dan juga pembeli merupakan individual yang bertemu melalui internet untuk saling meperjualbelikan barang maupun jasa. Contohnya projects.co.id, bukalapak dan masih banyak lagi yang lainnya.
  • Business to employee (B2E), disini e-commerce digunakan baik oleh perusahaan maupun organisasi untuk menyediakan segala macam informasi untuk para karyawan dan pegawaina yang nantinya digunakan secara internal.
  • Mobile commerce (m-commerce), mengacu pada setiap pembelian barang dan jasa melalui teknologi nirkabel, seperti smartphone misalnya saja yang ada dalam layanan Blackberry dan iPhone.

E-Business

E-business bukanlah istilah yang jauh dari e-commerce karena masih dalam lingkup yang sama yaitu bisnis. Yang membedakannya ialah cakupan dan juga jangkauan e-business yang jauh lebih luas dan tak hanya mengurusi soal transaksi secara komersial sebagaimana e-commerce tetapi juga menyediakan layanan lain yang lebih mendasar seperti penyedia layanan e-commerce. Jadi bisa dibilang e-commerce termasuk juga dalam cakupan e-business.

Perbedaan e-business dan e-commerce

Dua istilah tersebut memang sama-sama menggunakan awalan huruf ”e” yang bermakna elektronik, atau bisa dikatakan keduanya mempergunakan jaringan elektronik sebagai media transaksional, khususnya internet. Karenanya kedua istilah tersebut sering digunakan secara bersamaan, meski begitu keduanya cukup berbeda secara mendasar. Seperti apa perbedaanya? Berikut beberapa hal yang membedakan keduanya.

  • E-business memiliki jangkauan yang lebih luas jika dibandingkan dengan e-commerce, meliputi modal, SDM (sumber daya manusia), segala proses pemasaran produk dan jasa hingga setiap resiko yang muncul didalamnya setelah pembelian barang maupun jasa. Sedang e-commerce,  hanya sebatas pada proses jual-beli jasa atau produk melalui jaringan internet dalam wadah situs atau web saja.
  • E-commerce hanya menjalankan tugasnya sebagai media transaksi jual-beli secara online saja, sedang e-business lebih ke arah edukasi dan juga menjaga agar pelanggan paham lebih banyak tentang manfaat dari sebuah produk maupun jasa yang didapat dari sebuah transakasi online.
  • E-commerce hanyalah satu bagian kecil saja dari e-business,sebab e-business merupakan sebuah sistem yang lengkap dan terdiri dari banyak bagian yang menunjang jalannya sebuah bisnis terutama yang dijalankan melalui jaringan internet.
  • Jika e-commerce hanya memerlukan sistem pemasaran termasuk spesifikasi dan juga analisis dalam segi penjualan saja, tetapi e-business lebih kompleks yang menyasar setiap bagian dari hulu hingga hilir sebuah bisnis.
  • E-commerce pun juga dapat iktakan sebagai sebuah kegiatan dalam menarik siapapun termasuk setiap pelanggan, suplier maupun mitra untuk membeli maupun menjual barang dan jasa secara online. Sedangkan e-business bergerak dari awal, mulai dari perencanaan proses produksi, manajemen resiko, pengembangan sebuah produk maupun jasa, manajemen keuangan sebuah organisasi maupun perusahaan.

Pada dasarnya e- commerce digambarkan sebagai sebuah kegiatan yang menggunakan internet dan juga Web dalam sebuah transaksi bisnis. Secara formal, kegiatan digital ini memungkinkan adanya sebuah transaksi komersial yang melibatkan perusahaan atau organisasi dengan individu.

Sedangkan E-business merupakan sebuah proses bisnis secara digital yang tak hanya mewadahi setiap proses transaksi yang terjadi namun juga memberikan edukasi juga informasi dari dalam sebuah perusahaan dengan sistem informasi dan kontrol yang handal. Sehingga, apabila terjadi adanya sebuah pertukaran nilai, E-business sangat mungkin menjadi sebuah e commerce.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa E-business mengacu pada teknologi informasi dan juga komunikasi yang dipergunakan baik oleh organisasi, perusahaan, individu, dan juga siapapun. Demi menjalankan juga mengelola bisnis sehingga bisa memberikan banyak keuntungan secara komersial, seperti fleksibilitas, optimasi,keamanan, integrasi, efisiensi, maupun meningkatkan produktivitas serta profit yang didapat.

Dosen Pengampu : D.J Anderson Butarbutar,S.E.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai